Ilustrasi | Jakartakita.com

Sinar Mas Land menegaskan dukungan serta komitmen penuhnya dalam memajukan dunia pendidikan di tanah air.
 
Hal ini dibuktikan dengan beragam kerjasama, serta aktivitas-aktivitas pendidikan yang sukses diadakan oleh perusahaan, untuk mendorong dan membantu perkembangan dunia pendidikan yang menjadi pintu utama dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.
 
Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land dalam siaran pers hari ini mengungkapkan, Sinar Mas Land sangat antusias berkontribusi memajukan dunia pendidikan di Indonesia.
 
“Oleh karenanya, kami terus mendukung tersedianya sarana prasarana pendidikan yang baik di proyek yang kami kembangkan,” jelas Dhony.
 
Sinar Mas Land telah ikut mendorong hadirnya beberapa kampus-kampus perguruan tinggi swasta terbaik di proyek-proyek milik Sinar Mas Land, seperti International University Liaisons Indonesia (IULI), Universitas Prasetiya Mulya dan Unika Atma Jaya di BSD City, serta Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB), sebuah kerja sama antara ITB dengan Sinar Mas yang hadir di Kota Deltamas yang dikembangkan Sinar Mas Land di Cikarang.
 
Sepanjang tahun 2016, Sinar Mas Land telah melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung dunia pendidikan di tanah air. Salah satunya adalah mewujudkan pengadaan berupa Auditorium Sinar Mas senilai Rp3,2 miliar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya pada Mei 2016 lalu.
 
Tidak sekadar itu Sinar Mas Land juga bekerja sama dengan Universitas Prasetiya Mulya untuk memberikan edukasi kepada para pedagang kecil di Pasar Tradisional Modern BSD mengenai manajemen pengembangan usaha dan melakukan asesemen proposal pengelolaan sampah di BSD City.
 
Pada 14 Desember 2016 lalu, Sinar Mas Land melalui BSD City juga ikut berpartisipasi terkait acara topping off  Kampus Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, untuk menyelesaikan pembangunan kampus ketiga di BSD City.
 
Untuk mendukung kemajuan Unika Atma Jaya, Sinar Mas Land kini juga tengah bersiap membangun Stasiun Intermoda BSD City seluas 25 Hektar yang letaknya bersebelahan dengan Unika Atma Jaya.
 
Khusus di bidang pendidikan arsitektur, Sinar Mas Land aktif mendorong munculnya bibit-bibit unggul arsitek dengan mengadakan kompetisi Sinar Mas Land Young Architect Competition (SML YAC) yang pesertanya adalah kalangan mahasiswa dan fresh graduate.
 
“Sinar Mas Land akan terus memperkuat komitmennya terutama dalam memberikan beasiswa pendidikan bagi siswa/mahasiswa kurang mampu sebagai salah satu satu program unggulan CSR tahun 2017. Kami menyadari sangat banyak anak pintar yang berprestasi namun kondisinya kurang beruntung.”, tutup Dhony.
 
Dukungan perusahaan terhadap pendidikan membuahkan hasil, salah satu mahasiswi ITSB, Giasa Lutfiah telah suskes merancang sepeda listrik bertenaga surya “Energy Bike atau e-bike” dalam tugas akhirnya di tahun 2016.
 
Giasa menjadi innovator e-bike dan kampanye Produk Indonesia Jati Diri Bangsa yang diluncurkan Sinar Mas. Menjawab tantangan penghematan energi dan pemanasan global, Giasa berhasil menciptakan e-bike melalui pendekatan desain produk industri, tidak sekedar mengandalkan solar cell (panel surya), namun juga aspek-aspek lain seperti standar ergonomic, material, penampilan, dan kelayakan produksi.
 
(rr/Syam)